| Jum'at 18 Mei 2012 M |
PENGADUAN
Jajak Pendapat
Pengunjung Online
Kami punya 84 tamu onlineJumlah Pengunjung








![]() | Hari Ini | 172 |
![]() | Kemarin | 231 |
![]() | Minggu Ini | 2412 |
![]() | Minggu Lalu | 3749 |
![]() | Bulan Ini | 9421 |
![]() | Bulan Lalu | 15393 |
![]() | Total | 398079 |
IP Anda: 38.107.179.209
,
Hari ini: Jumat, 18 Mei 2012
Berita Badilag
Berita Umum
| Pengajian rutin selasa "KITA WAJIB BERSABAR DAN BERSYUKUR" |
|
|
| Dimuat oleh Akbar Syaiful |
| Selasa, 22 Maret 2011 16:28 wib |
|
KITA WAJIB BERSABAR DAN BERSYUKUR
Semarang׀ pta-semarang.go.id (22/3/2011) DR. Drs. H.M. Arsyad Mawardi, SH.M.Hum., Hakim Tinggi PTA Semarang, pada Selasa ini memberikan tausiahnya selepas pelaksanaan sholat Dhuhur berjamaah yang diikuti Ketua PTA Semarang, Hakim Tinggi, Pejabat Struktural dan Fungsional serta semua karyawan karyawati PTA Semarang.
Tausiyahnya kali ini diawali dengan berbagai macam ketidaknyamanan yang terjadi sampai hari ini. Ketidaknyamanan dari segi carut marutnya perpolitikan, ketidaknyamanan akibat bahaya bencana alam. Ketidaknyamanan ini janganlah kita herankan karena hal tersebut terjadi karena tingkah polah kita sendiri, sebagaimana telah menjadi sinyalemen Rosullulloh bahwa akan datang suatu masa bahwa Islam itu tinggal nama. Yang tidak sholat banyak meski berKTP Islam, tetapi kelakuannya kelakuan non muslim. Hal ini sekarang sudah terbukti dimana Allah telah berfirman bahwa setiap yang melata di bumi dijamin rejekinya oleh Allah, tapi karena asyiknya mencari rejeki sehingga tidak mengindahkan adzan sebagai panggilan untuk sholat. Yang lebih parah lagi bahwa Al Qur’an hanya dijadikan sebagai bacaan belaka, musabaqoh dengan hadiah haji tapi setelah musabaqoh menjadi pencuri, tidak sholat, kelakuannya menyakitkan tetangga. Dalam QS Ath Thalaq sebenarnya Allah telah menjadikan kita sebagai umat yang terpilih menerima Al Qur’an namun sayangnya kita mendholimi diri sendiri. Adzan sebagai panggilan sholat tidak pernah didengar. Jadi jang merasa heran bila Allah menurunkan ujian dan azabNya karena kita sendiri yang jauh dari ajaran Al Qur’an yang hanya dijadikan sebagai musabaqoh saja. Mereka meramaikan masjid-masjid, bahkan berlomba untuk keindahan tapi didalam masjid tidak ada yang mengingat Allah. Itulah tanda-tanda kiamat akan datang dimana saling mengklaim sebagai yang benar sedang yang lain salah. Namun bagaimanapun juga kita harus selalu bersyukur dan bersabar karena Allah SWT sendiri tidak suka kepada manusia-manusia yang enggan bersyukur. Dalam sebuah hadis qudsi, Dia berkata, ''Siapa yang tidak mau bersyukur atas nikmat pemberian-Ku, dan tidak mau bersabar atas cobaan-Ku, maka silakan saja ia keluar dari kolong langit-Ku dan silakan ia cari tuhan selain Aku!''. |
| Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 22 Maret 2011 16:42 wib |








