Anda berada di sini: Beranda Berita Kegiatan Pengajian Selasa Siang 29 Maret 2011
Jum'at
18 Mei 2012 M

Menu Unduhan

Jajak Pendapat

Layanan informasi apakah yang paling anda butuhkan dari situs web kami?
 

Pengunjung Online

Kami punya 56 tamu online

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini187
mod_vvisit_counterKemarin231
mod_vvisit_counterMinggu Ini2427
mod_vvisit_counterMinggu Lalu3749
mod_vvisit_counterBulan Ini9436
mod_vvisit_counterBulan Lalu15393
mod_vvisit_counterTotal398094

Online (20 menit lalu): 10
IP Anda: 38.107.179.210
,
Hari ini: Jumat, 18 Mei 2012

Berita Umum

Pengajian Selasa Siang 29 Maret 2011 Cetak Surel
Dimuat oleh eko   
Rabu, 30 Maret 2011 14:25 wib

MENGAJI ITU PENTING....!!!!

 

msl290311_1

 

QS At-Taubah ayat : 122 :

altdi lantunkan Drs. H. Anwar Sholeh, M.Hum dalam pengajian rutin PTA Semarang Selasa 29 Maret 2011. Selepas sholat dhuhur Hakim, Pejabat Kepaniteraan dan Kesekretariatan serta karyawan-karyawati dengan hikmah mengikuti pengajian tersebut. Pengajian bertajuk “ Perlu Membangkitkan Kembali Semangat Memperdalam Agama” dibawakan hampir selama 15 menit.

Hikmah Pengajian :

Semakin berkembangnya zaman tahun demi tahun maka semakin banyak pula cobaan perpecahan dan perbedaan pendapat yang dialami umat Muhammad SAW. Banyak contoh yang terjadi disekitar kita akhir-akhir ini. Antara lain munculnya faham-faham yang hanya meletakkan Al-Qur’an saja sebagai pedoman dan meninggalkan hadist.

msl290311_2

Faham-faham tersebut berkembang hingga munculnya berbagai faham kurang sesuai dengan Al Qur'an dan Sunnah. Ada faham yang memahami peraturan-peraturan negara sebagai peraturan yang tidak sesuai dengan ruh islami. Kehadiran faham tersebut sungguh dapat meresahkan masyarakat. Penyerangan terhadap hukum-hukum kenegaraan juga dilakukan faham ini. Salah satunya adalah mengganggap Undang-undang yang diundangkan pemerintah merupakan aturan setan dan tidak wajib untuk diikuti. Dengan militansi yang diperlihatkan pengikutnya faham ini berkembang hingga ke kampus-kampus di Universitas besar di Indonesia.

Ada juga faham yang sangat menyimpang bahkan dikalangan akademisi yang meresahkan masyarakat. Keresahan masyarakat memang beralasan jika menilik dari fatwa yang dikeluarkan oleh faham ini. Salah satu fatwa yang cukup “menyakitkan” bagi pemahaman islam adalah bahwa ada pendapat dalam faham tersebut untuk tidak melakukan sholat secara harfiah, namun cukup dengan mengingat Allah sudah dianggap sebagai sholat, karena menurutnya tujuan sholat semata - mata hanya untuk mengingat Allah. Padahal Rasululloh SAW bersabda : "Sholatlah kamu sebagaimana kamu sholat" jadi semestinya kita harus mencontoh Rasululloh dan sholat sebagaimana contoh sholat Rasululloh SAW. Orang yang paling taqwa adalah Rasululloh SAW, Rasululloh SAW saja sholat apalagi umatnya yang seharusnya juga melaksanakan sholat.

Pemahaman-pemahaman seperti contoh contoh diatas sangat berbahaya baik untuk kelangsungan umat dan kelangsungan kehidupan bernegara kita. Untuk itu perlu bagi kita untuk senantiasa memperdalam ajaran islam secara benar. Upaya-upaya untuk mempelajari islam merupakan kewajiban mutlak bagi umat, dan sumber hukum islam adalah Al-Quran dan Al-Hadist. (Aksyai)

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 31 Maret 2011 08:55 wib