Anda berada di sini: Beranda Berita Kegiatan Pengajian Rutin Selasa "INGIN HIDUP BERDERAJAT TERPUJI...? PERBANYAKLAH TAHAJUD"
Jum'at
18 Mei 2012 M

Menu Unduhan

Jajak Pendapat

Layanan informasi apakah yang paling anda butuhkan dari situs web kami?
 

Pengunjung Online

Kami punya 75 tamu online

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini175
mod_vvisit_counterKemarin231
mod_vvisit_counterMinggu Ini2415
mod_vvisit_counterMinggu Lalu3749
mod_vvisit_counterBulan Ini9424
mod_vvisit_counterBulan Lalu15393
mod_vvisit_counterTotal398082

Online (20 menit lalu): 11
IP Anda: 38.107.179.207
,
Hari ini: Jumat, 18 Mei 2012

Berita Umum

Pengajian Rutin Selasa "INGIN HIDUP BERDERAJAT TERPUJI...? PERBANYAKLAH TAHAJUD" Cetak Surel
Dimuat oleh Akbar Syaiful   
Rabu, 13 April 2011 10:19 wib

 

“ INGIN HIDUP BERDERAJAT TERPUJI...? PERBANYAKLAH TAHAJUD ”

 

Semarang, 12 april 2011 l pta-semarang.go.id

 

alt

Hari selasa, 12 April 2011, dalam cuaca yang cerah dan suasana yang khidmad, bertempat di Mushola Tajul ‘Arifin Pengadilan Tinggi Agama Semarang diselenggarakan Pengajian Rutin Selasa. Pada kesempatan yang berbahagia tersebut, Tampil sebagai mubaligh adalah Drs. H. Moh Chamdani Hasan dan Mudjiani, SH sebagai pembawa acara.

Kajian rutin selasa tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Semarang ba’da menjalankan sholat dhuhur berjama’ah. Dalam mengawali pengajian tersebut Chamdani mengingatkan akan pengajian pertama kali dan membacakan QS. Al-Ma’arij : 19-25 :

 

 

alt

Berdasarkan ayat tersebut di atas,  Chamdani mengingatkan kembali bahwa betapa sholat itu sangat urgent. Menjalankan sholat wajib itu jangan sampai ketinggalan karena sholat itu adalah tiang agama. Sholat wajib yang 17 rekaat itu dija dijalankan sangat bagus, tetapi seorang muslim yang baik mestinya tidak berhenti pada menjalankan sholat wajib saja, karena  itu sebenarnya baru syarat minimal, ibarat rumah itu baru RSS (Rumah Sangat Sederhana). Ibarat rumah, untuk menjadikan rumah kita menjadi luas, maka kita sangat perlu memperkaya dirikita dengan amalan Sholat Sunah. Sholat sunah ada banyak ragamnya, ada sholat sunah muakad, ghoiru muakad dan yang tidak kalah hebatnya adalah sholat sunah tahajud (Qiyamul lail).

 

alt

Tahajud memiliki manfaat yang sangat besar, dalam QS. Al Isra’ : 79 :

 

alt

Dalam surat tersebut sangat jelas bahwa salah satu fadhilah tahajud adalah dapat mengangkat manusia ke derajat yang terpuji. Chamdani mengatakan bahwa sebagian mufassirin berpendapat kata “ ‘Asaa “ ditafsiri dengan sesuatu yang pasti, jadi dengan kita memperbanyak sholat tahajud maka pasti Allah mengangkat kita ke derajat yang terpuji / mulia.

 

alt

Mengang sholat tahajud itu bukan perkara yang gampang, perlu pengorbanan, perlu pembiasaan. Shalat tahajud adalah sholat sunah yang disebutkan secara langsung dalam Al Qur’an tentu sangat istimewa, dan orang yang terbiasa sholat tahajud akan diberikan karomah oleh allah SWT. Kalau kita sudah menyatakan beriman yang mana syarat keimanan itu adalah senantiasa mengharap ridha Allah dan takut terhadap adzab Allah, maka kita mesti meningkatkan amalan ibadah, salah satunya dengan memperbanyak tahajud karena ternyata tahajud itu adalah kebiasaan orang yang iman dan taqwa. Orang yang terbisa tahajud itu sangat disayangi oleh Allah dan dijanjikan masuk syurga.

Firman Allah dalam QS. Adzariyat : 15 – 19 :

 

alt

 

Perbanyaklah sholat tahajud, perbanyaklah sujud dan dzikir di malam hari. Kalau kita bisa menjaga konsistensi terhadap amalan sholat wajib dan sholat sunah kita , khususnya sholat tahajud, mudah – mudahan Allah akan memberikan kebahagiaan kepada kita Dunia dan Akherat dan semoga kita digolongkan kedalam golongan WaliAllah.

demikian tausiyah yang disampaikan dalam acara Pengajian Rutin Selasa. Dengan adanya pengajian ini diharapkan bisa lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita. Amin.


Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 13 April 2011 11:13 wib