Cetak

Pembinaan

Ditulis oleh Kepegawaian on .

 

WKPTA : "Maklumat Ketua MA untuk pembinaan dan pengawasan yang lebih efektif"


pembinaan mkl

Semarang | pta-semarang.go.id. (10/10/2017)

Sebagai kawal depan Mahkamah Agung Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jawa Tengah sebagai pengadilan tingkat banding tidak henti-hentinya melakukan pembinaan dan pengawasan aparatur peradilan khususnya pengadilan agama di Jawa Tengah, sebagaimana hari ini PTA Jawa Tengah melaksanakan pembinaan terhadap ketua pengadilan agama.

Selama ini MA telah banyak melakukan upaya untuk membersihkan aparatur peradilan dari perilaku negatif. MA secara maraton mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 7, 8, 9 Tahun 2016 terkait mekanisme pembinaan dan pengawasan aparatur peradilan. Terakhir MA mengeluarkan Maklumat Ketua MA No. 01/Maklumat/KMA/IX/2017 tentang Pengawasan dan Pembinaan Hakim, Aparatur MA, dan Badan Peradilan di Bawahnya.

Wakil Ketua PTA Jawa Tengah Dr. H. Ahmad Fadlil Sumadi, S.H., M.Hum dalam pembinaanya menyampaikan maklumat tersebut sebagai respon MA menyikapi perkembangan perilaku beberapa aparatur pengadilan yang mencoreng lembaga MA.

“Kejadian yang terjadi beberapa waktu yang lalu, dimana ada aparatur peradilan yang melakukan tindakan tercela, merupakan gagalnya pembinaan dan pengawasan, sehingga dengan terbitnya maklumat ini diharapkan pengawasan dan pembinaan oleh atasan langsungnya akan berjalan lebih efektif”, Kata Dia.

Dirinya juga menjelaskan tentang point penting dari Maklumat Ketua MA Nomor 1 Tahun 2017 yakni :

Pertama, meningkatkan efektivitas pencegahan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas atau pelanggaran perilaku hakim, aparatur MA, dan badan peradilan di bawahnya dengan melakukan pengawasan dan pembinaan baik di dalam maupun kedinasan secara berkala dan berkesinambungan.

Kedua, pastikan tidak ada lagi hakim dan aparatur peradilan yang dipimpinnya melakukan perbuatan (tercela) yang merendahkan wibawa, kehormatan, martabat MA, dan badan peradilan di bawahnya.

Ketiga, memahami dan memastikan terlaksananya kebijakan MA, khususnya di bidang pengawasan dan pembinaan di lingkungan MA dan badan peradilan di bawahnya antara lain :

a.    Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2016 tentang Penegakan Disiplin Kerja Hakim pada Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya. 

b.    Peraturan Mahkamah Agung Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pembinaan Atasan Langsung di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya. 

c.  Peraturan Mahkamah Agung Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pedoman Penanganan Pengaduan (whistleblowing  system) di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya.

d.    Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 071/KMA/ SK/V/ 2008 tentang Ketentuan Penegakan Disiplin Kerja dalam Pelaksaan Pemberian Tunjangan Khusus Kinetja Hakim dan Pegawai Negeri pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya, sebagaimana telah diubah dengan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 069/KMA/SK/V/2009 tentang Perubahan Pertama atas Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 7l/KMA/SK/V/2008 tentang Ketentuan Penegakan Disiplin Kerja Dalam Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Khusua Kinerja Hakim dan Pegawai Negeri pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya. 

e. Keputusan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial Nomor 047/KMA/SKB/IV/2009 dan Nomor 02/SKB/P.KY/IV/2009 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim.

f.      Keputusan Ketua Mahkgmah Agung Nomor 122/KMA/ SK/VII/2013 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Panitera dan Jurusita

g.     Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Nomor 008-A/SEK/SK/I/2012 tentang Aturan Perilaku Pegawai Mahkamah Agung Republik Indonesia;

h.     Putusan Mahkamah Agung Nomor 36 P/HUM/201 1 tanggal 9 Februari 2012. 

Keempat, MA akan memberhentikan pimpinan MA atau pimpinan badan peradilan di bawahnya secara berjenjang dari jabatannya jika ditemukan bukti proses pengawasan dan pembinaan tersebut tidak dilakukan secara berkala dan berkesinambungan.

Lebih lanjut, WKPTA mengingatkan pimpinan pengadilan agama secara rutin melakukan pembinaan dan pengawasan, karena hal tersebut bukan hanya tanggung jawab PTA tetapi juga menjadi tanggungjawab setiap pimpinan pengadilan di daerah.

Acara yang bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah ini diikuti oleh Hakim Tinggi dan Ketua Pengadilan Agama se Jawa Tengah

Add comment


Security code
Refresh

red kiwi
elektronik sigara
center
ukash