Cetak

Upacara Hari Pahlawan

Ditulis oleh Kepegawaian on .

UPACARA HARI PAHLAWAN KE -72 TANGGAL 10 NOVEMBER 2017

WhatsApp Image 2017-11-10 at 07.37.04 1

Juma’t, 10 November 2017. Dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan ke- 72, diperingati dengan upacara bendera di Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah, bertindak sebagai pembina upacara adalah Drs. Syahrial, S.H.

Upacara Hari Pahlawan ke 72 yang mengusung tema nasional “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri” berlangsung khidmat. Upacara tersebut diikuti oleh Hakim Tinggi, Pejabat Struktural dan Fungsional serta karyawan dan karyawati Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah.

 

WhatsApp Image 2017-11-10 at 07.36.45     

Didalamnya juga disampaikan beberapa pesan-pesan perjuangan dari para pahlawan nasional, diantaranya:
1. Pesan Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang :
“ Untuk keamanan dan kesentausaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya “.
(Disampaikan pada saat Nyi Ageng Serang mendengarkan keluhan keprihatinan para pengikut / rakyat, akibat perlakuan kaum penjajah ).
2. Pesan Pahlawan Nasional Supriyadi :
“ Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi “.
(Disampaikan pada saat Supriyadi memimpin pertemuan rahasia yang dihadiri beberapa anggota Peta untuk melakukan pemberontakan melawan Pemerintah Jepang ).

WhatsApp Image 2017-11-10 at 07.37.02
3. Pesan Pahlawan Nasional Abdul Muis :
“ Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita
tidak bisa, jika memang mau berjuang “.
(Menceritakan pengalamannya di luar negeri kepada para pemuda di Sulawesi, ketika Abdul Muis melakukan kunjungan ke Sulawesi sebagai anggota Volksraad dan sebagai wakil SI ).
4. Pesan Pahlawan Nasional Pattimura:
“Pattimura-pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-pattimura muda akan bangkit”
(Disampaikan pada saat akan digantung di Kota Ambon tanggal 16 Desember 1817).

WhatsApp Image 2017-11-10 at 07.37.095. Pesan Pahlawan Nasional Silas Papare:
“Jangan sanjung aku, tetapi teruskanlah perjuanganku”
( Disampaikan pada saat memperjuangkan Irian Barat / Papua agar terlepas dari belenggu kolonialisme Belanda dan kembali bergabung dengan NKRI).
6. Bung Tomo
“Jangan memperbanyak lawan, tetapi perbanyaklah kawan”.
(Pidato Bung Tomo melalui Radio Pemberontakan)
“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga.”
(Pidato Bung Tomo di radio pada saat pertempuran menghadapi Inggris di Surabaya bulan November 1945)
7. Soekarno
“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”
(Pidato Hari Pahlawan 10 November 1961).

Add comment


Security code
Refresh

red kiwi
elektronik sigara
center
ukash