logo webpta

on . Hits: 22

Pembukaan Bimbingan Teknis Secara Daring Tahun 2023 Dan Pembinaan Ketua Mahkamah Agung RI

“Program Prioritas Mahkamah Agung Pada Peradilan Agama”

Semarang|pta-semarang.go.id (20/1/2023)

WhatsApp Image 2023-01-20 at 09.59.07.jpeg

Pada pagi hingga siang hari ini Jumat 20 Januari 2023 segenap Pimpinan, Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Semarang mengikuti acara Pembukaan Bimbingan Teknis Secara Daring Tahun 2023 dan Pembinaan Ketua Mahkamah Agung RI secara daring melalui ruang Command Center PTA Semarang. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua MARI Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Agama MARI, para Hakim Agung Agama, para Pejabat Eselon II, III dan Hakim Yustisial pada Badilag. Bersama dengan 445 (empat ratus empat puluh lima) satuan kerja Peradilan Agama se Indonesia sejumlah 40 orang aparat PTA Semarang tersebut mengikuti keseluruhan acara yang dibuka oleh Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H., Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI.

Dalam sambutannya Dirjen Badilag menyatakan bahwa Bimbingan Teknis secara daring ini merupakan program rutin Badilag yang telah dimulai sejak tahun 2020 yang dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi teknis bagi hakim dan tenaga teknis lainnya pada Peradilan Agama serta . pengembangan kualitas sumber daya manusia pada umumnya. Sasaran dari program ini adalah terbinanya aparatur Peradilan Agama yang kompeten dan konsisten dalam mempertahankan semangat pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan. Program ini juga dimaksudkan untuk diseminasi informasi dan perkembangan-perkembangan terbaru dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi peradilan agama sehingga diharapkan para hakim dan aparatur peradilan agama memiliki kesamaan pemahaman terkait tugas pokok, fungsi, norma pada peradilan agama serta setiap kebijakan Mahkamah Agung dan Direktorat Jenderal Peradilan Agama dapat terlaksana dengan baik dan menyeluruh pada setiap satker di seluruh Indonesia.

WhatsApp Image 2023-01-20 at 09.59.08.jpeg

Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., Ketua Mahkamah Agung RI dalam sambutan pembinaannya menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis secara daring tahun 2023 yang dimulai pada hari ini merupakan cerminan semangat etos kerja yang tinggi dalam rangka meningkatkan profesionalitas aparat peradilan di lingkungan Peradilan Agama.

Dikemukakan bahwa saat ini badan peradilan memasuki fase pertengahan dari implementasi Cetak Biru Pembaruan Peradilan yang dicanangkan pada tahun 2010 mewujudkan Badan Peradilan Indonesia yang Agung (visi), yang berkomitmen untuk terus menjaga kemandirian badan peradilan, memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada para pencari keadilan, meningkatkan kualitas kepemmpinan badan peradilan serta meningkatkan kredibilitas dan transparansi badan peradilan (misi).

Sudah banyak prestasi yang diraih namun masih terdapat hal-hal yang harus dibenahi terutama terkait issue-isue integritas apparatur, efektifitas kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia serta kemandirian badan peradilan. Maka Ketua Mahkamah Agung mengingatkan bahwa tugas dan tantangan ke depan masih sangat berat, diperlukan tekad dan solidaritas yang tinggi dari semua aparat bahwa cita-cita luhur mewujudkan badan peradilan yang agung dapat terealisasi.

Pada tahun 2023 ini Mahkamah Agung RI telah mencanangkan beberapa program prioritas untuk dilaksanakan pada tahun 2023 ini. Khusus untuk Badan Peradilan Agama terangkum dalam beberapa poin sebagai berikut:

  1. Penguatan Kelembagaan.

Mahkamah Agung mengawal peran dan eksistensi lembaga peradilan agama dalam perlindungan hak-hak perempuan dan anak, optimalisasi mediasi dan pelaksanaan putusan pengadilan. Program lainnya, yaitu pembangunan gedung dan sarana prasarana bagi satker yang belum mempunyai gedung. Renovasi gedung yang sudah tidak dapat dipakai lagi serta rehab gedung yang sudah tidak memadai. Disamping itu juga mengusulkan pembentukan pengadilan untuk kabupaten kota yang mengalami pemekaran yang belum ada pengadilannya. Peningkatan Kelas Pengadilan juga teru diupayakan.

      2. Penguatan Integritas.

Sebagai skala prioritas dalam rangka mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Langkah-langkah strategis telah diambil, antara lain secara konseptual Mahkamah Agung terus mendorong implementasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani pada setiap satker, juga peningkatan pengawasan baik di Pusat maupn di Daerah, baik yang bersifat preventif maupun represif. Ketua Mahkamah Agung pada kesempatan tersebut sangat mengapresiasi upaya Badilag dalam melaksanakan pengawasan represif melalui aplikasi CCTV OnLine. Namun nilai-nilai kejujuran dan kesadaran pribadi merupakan issue utama yang paling menentukan. Integritas itu sangat berkaitan dengan kedekatan kita dengan Allah SWT. Dengan terus meningkatkan iman dengan banyak beribadah kepada Allah maka integritas kita akan terjaga dan mulia.

     3. Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM)

Peningkatan kemampuan kapasitas SDM merupakan salah satu kunci keberhasilan pencapaian kinerja suatu organisasi dalam hal ini factor pendidikan, pelatihan dan pengalaman dari SDM. Maka pada tahun 2023 ini kegiatan Pembinaan, Monitoring dan Evaluasi secara berkala baik secara daring dan luring harus terus dilaksanakan, demikian juga kegiatan peningkatan kompetensi hukum acara harus terus ditingkatkan. Pada setiap pengadilan tingkat banding agar diupayakan adanya forum-forum diskusi yang dikoordinir Wakil Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang dilakukan secara berkala paling tidak satu bulan sekali yang mendiskusikan setiap persoalan yang muncul atau mendiskusi putusan-putusan yang menarik perhatian masyarakat luas.

Disamping kualitas SDM persoalan kuantitas SDM juga menjadi perhatian utama Mahkamah Agung dimana banyak peradilan agama yang terpaksa harus diizinkan untuk melaksanakan sidang dengan hakim tunggal karena kondisi kekurangan hakim. Demikian juga kekurangan SDM Non Hakim yang terus diupayakan untuk memperoleh tambahan.

    4. Penguatan Pemanfaatan Teknologi Informasi.

Era digital dengan segala kemudahannya telah menggeser cara hidup masyarakat sehingga mau tidak mau dunia hukum pun harus berdaptasi. Mahkamah Agung telah mencanangkan Transformasi Peradilan Modern melalui Cetak Biru Pembaruan Badan Peradilan 2010-2035, yang bertekad mewujudkan peradilan modern yang berbasis teknologi informasi. Dalam satu dasa warsa terakhir terbukti bahwa teknologi informasi telah mendongkrak kinerja bagi dunia peradilan, sejak diluncurkan e-court sebagai pondasi peradilan modern Indonesia pada tahun 2018 yang disusul dengan e-litigasi dan berbagai aplikasi digital lainnya sangat membantu kinerja aparatur peradilan sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap layanan dunia peradilan. Maka pemanfaatan teknologi informasi harus terus dioptimalkan dan Direktorat Jenderal Peradilan Agama harus terus memotivasi jajarannya untuk terus berkreasi menciptakan inovasi-inovasi yang baru sehingga format layanan peradilan semakin modern dan aktuil dengan perkaembangan yang terjadi. Pelayanan, monitoring dan evaluasi semakin efektif dan efisien dengan menggunakan teknologi informasi dan jangan sampai karena ingin memberikan layanan yang cepat dan ingin memperoleh prestasi dengan kriteria tertentu, kecepatan yang dinagun dengan menggunakan teknologi informasi justru melanggar ketentuan hukum acara. IT dibangun harus dengan panduan hukum, baik hukum materiil maupun hukum formil.

WhatsApp Image 2023-01-20 at 09.59.07 (1).jpeg

Ketua Mahkamah Agung berharap, ke depan pada setiap peradilan agama mempunyai aplikasi yang sama, baik nama maupun kegunaannya, untuk itu Pengadilan Tingkat Banding mengkoordinasikannya yang selanjutnya dikoordinasi oleh Direktorat Jenderal Badilag. Dengan menggunakan nama untuk aplikasi yang sama untuk kegunaan atau fungsi yang sama akan memudahkan sosialisasi dan mudah dipahami masyarakat pencari keadilan apalagi didukung dengan penerbitan buku-buku saku panduan yang menarik yang dibagikan kepada masyarakat secara cuma-cuma.

Setelah memberikan poin-poin pembinaannya, Ketua Mahkamah Agung selanjutnya membuka secara resmi Kegiatan Pembinaan Teknis Direktorat Jenderan Badan Peradilan Agama Tahun 2023 dibuka secara resmi.

Selanjutnya dengan dipandu moderator oleh Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badilag, Ketua Mahkamah Agung bersedia melakukan dialog interaktif dengan menerima masuka, usul, laporan dan keluh kesah aparat peradilan agama, terutama peradilan agama yang baru dibentuk.

Akhirnya setelah waktu mendekati sholat Jum’at kegiatan pembukaan Kegiatan Pembinaan Teknis Direktorat Jenderan Badan Peradilan Agama Tahun 2023 dengan menghadirkan Ketua Mahkamah Agung RI untuk memberikan pembinaan pada hari ini ditutup oleh Dirjen Badilag MARI dengan pesan agar apa yang telah dipaparkan oleh Ketua Mahkamah Agung dapat diserap dan dicerna serta dilaksanakan pada satker masing-masing.

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Semrang

Jl. Hanoman No. 18 Semarang

Krapyak, Kec. Semarang Barat,

Kota Semarang 50146

Jawa Tengah

 

Telp : (024) 7600803

Fax  : (024) 7603866

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

istagram ig pta-semarang

maps1 Lokasi Kantor